Minggu, 17 Januari 2010

pentingnya hidup sehat

PENTINGNYA KESEHATAN BAGI MANUSIA
Pentak Kosekhanudnas 1, 9/8/2008
Asops Kosekhanudnas I Kolonel Pnb. T. Sembiring Meliala mewakili Panglima Kosekhanudnas I Marsma TNI J.F.P. Sitompul memberikan kenang – kenangan berupa plakat kepada Dr. Wisnoe, SpJP. (Foto : Pentak Kosekhanudnas I)
Menjaga kesehatan bagi umat manusia adalah sangat penting yang diimbangi dengan ber olah raga yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan serta faktor usia orang tersebut, karena faktor usia tidak dapat dibohongi.   Begitu juga untuk memilih jenis olah raga apa yang sesuai dengan kemampuan diri sehingga organ – organ yang ada pada tubuh dapat diransang menyesuaikan dengan gerakan – gerakan olah raga yang sedang dilaksanakan dan perlu diketahui bahwa sehat itu mahal, demikian antara lain sambutan Asops Kosekhanudnas I Kolonel Pnb. T. Sembiring Meliala mewakili Panglima Kosekhanudnas I Marsekal Pertama TNI J.F.P. Sitompul pada acara ceramah kesehatan bagi seluruh anggota Kosekhanudnas I dengan penceramah Kapten Kes Dr. Wisnoe , SpJP. di Kosekhanudnas I, Jakarta (4/9).
Dalam ceramahnya dikatakan, penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah atau arteri coronaria yang dapat menyebabkan aliran darah ke jaringan jantung berkurang, sehingga pasokan kebutuhan makanan mengalami devisit.   Bila hal ini dibiarkan akan menyebabkan Ischaemic Heart Desease yaitu mengganggu kerja jantung, bila kondisisi ini dibiarkan maka akan terjadi lebih buruk lagi yaitu kematian jaringan ( Infark Myocard ) yang menyebabkan kematian bagi orang tersebut.   Penyebabnya atau Hight risk factor adalah Diabetes mellitus, Arteriousclerosis, Cholesterol LDL tinggi, Hipertensi, Obesitas, Stressing, Perokok pasif maupun aktif, Trigliserida tinggi, Olah raga pasif, Pola makan yang salah, Usia, Riwayat dari keluarga dan masih banyak lagi faktor – faktor yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.
Sebagai gambaran akibat penyakit jantung koroner yaitu angka moralitas tinggi, angka morbiditas 40 % meninggal dunia, menurut keterangan dari badan kesehatan dunia karena Infark Myocard sebanyak 250.000 orang meninggal dunia, ini satu jam setelah anset gejala therapy yang dimulai di USA.   Dua minggu setelah dianogsa Infark Myocard terjadi pada 12 % dengan Unstable Angina  Pectoris dan satu tahun terakhir hampir ½ kematian terjadi pada penyakit coroner.
Lebih lanjut dikatakan beberapa keluhan – keluhan utama atau gejala – gejala utama  yang sering terjadi pada penderita penyakit jantung koroner antara lain mengalami nyeri dada bagian tengah ( substernum ), rasa tertekan, sakit seperti diremas – remas, nyeri ulu hati, sesak nafas, dada terasa panas seperti terbakar, gelisah dan mengeluarkan keringat dingin, nyeri dada kiri menjalar ke leher kiri, punggung dan lengan kiri ( rasa nyeri tersebut bukan karena benturan , kesemuanya ini sifatnya non traumatic ).
Upaya – upaya tindakan pada penderita penyakit jantung koroner antara lain bila ditemukan tanda – tanda atau gejala - gejala tersebut berobat yang benar, hindari faktor resiko dengan cara hidup sehat dan seimbang, informasi ini hendaknya membuat tambahan pengetahuan dan antisipasi dini, berbuat dan bertindak sesuai dengan kemampuan masing – masing,.   Dalam ilmu kesehatan, kekuatan atau kemampuan bukan diukur dari otot atau fisik belaka akan tetapi denyut jantung/nadi tidak boleh melebihi 200 dikurangi dari umur masing – masing.
Menurut data kesehatan dunia merokok merupakan penyebab kematian terbesar didunia , merokok juga dapat dicegah dengan berdisiplin diri sendiri antara lain dengan berolah raga atau dengan kegiatan – kegiatan yang positif.   Pada tahun 2000, empat koma sembilan juta penduduk meninggal dunia akibat merokok diantaranya 50 % nya adalah penduduk dari negara – negara berkembang dan angka – angka tersebut masih akan meningkat terus.   Untuk negara Indonesia sendiri hamper 70 % pria Indonesia perokok dengan total perokok Indonesia sebanyak 62.800.000 orang dengan perhitungan 70 % perokok mulai merokok sebelum usia 19 tahun diantaranya adalah 12,77 % sudah mulai merokok sejak Sekolah Dasar.
Menurut Kepala Kesehatan Kosekhanudnas I Mayor Kes Bambang Suwarso ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan antara lain hidup seimbang, kapan waktu makan, kapan waktu istirahat, kapan waktu kerja dan kapan waktu rekreasi,, selain itu jangan mencari – cari penyakit seperti merokok, suka begadang serta suka minum – minuman keras ( minuman beralkohol ).   Perlu di ingat bila sudah terdapat gejala – gejala atau tanda – tanda segera diantisipasi diantaranya adalah apa fator pencetusnya dan harus kemana kita berobat?
Zat – zat sangat berbahaya yang mengakibatkan penyakit jantung koroner dan  terdapat pada rokok diantaranya adalah Hidrogen Cianida, Aceton ( bahan pembuat cat ), Admium ( bahan pembuat accu ), Butane, Carbon Monoxide, Amoniak, DDT, Metanol, Nattalen dan Vinil Klorida.
Hadir pada acara ceramah kesehatan jantung  para pejabat Kosekhanudnas I dan Ketua IKKT Ranting 02 Kosekhanudnas I Ny. Vera J.F.P. Sitompul beserta para pengurus.
sumber:http://www.tni-au.mil.id/content.asp?ContentId=4681

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar